Kesuksesan mungkin didefinisikan berbeda-beda untuk setiap orang.. tergantung dari sisi mana dia melihat dan tergantung mind set yang dimilikinya. Untuk kali ini aku benar-benar pengin SUKSES .. Hmm sukses yang seperti apakah gerangan ??
Begini ….
jadi aku percaya ada satu bagian yang terdalam dari diri kita yang sepenuhnya hanya kita dan Tuhan yang tau, yang aku maksudkan adalah ‘hati’ kita. Mungkin memang kita bisa terbuka kepada keluarga ,pacar, sahabat dan orang-orang terdekat , tapi apakah full 100% mereka kita beritahu semuanya dan sebaliknya apakah full 100% mereka sepenuhnya akan mengerti apa yang kita rasakan?
Well ..again aku percaya, apa yang ada di dalam hati kita akan terpancar ke luar, bagaimanapun kita berusaha menutupinya , akan ada satu titik itu akan terpancar ke luar. Kalau apa yang ada di dalam hati adalah positif it’s not a problem , tapi klu negatif ???
Dan kesuksesan yang kumaksudkan tadi adalah bagaimana bisa untuk mengontrol bagian terdalam itu (hati-red) agar selalu bisa menghilangkan yang negatif sehingga yang terpancar adalah hal yang positif. Sukses berdamai di dalam hati memberikan ketenangan dan membawa kita untuk tetap bisa berharap dan melakukan hal-hal yang produkif .
Kekecewaan, amarah yang disimpan hanya akan menyiksa diri sendiri, hanya akan menjadi goresan2 tajam yang sakitnya terasa jelas di dada, dan akhirnya akan membuat menangis, berontak, dan akhirnya kehilangan moment-moment yang seharusnya dinikmati..
Aku teringat obrolan bersama dengan teman lamaku. Waktu itu kita ternyata memiliki masalah yang sama, tepatnya kekecewaan dengan sikap seseorang. Kekecewaan itu ternyata berdampak negatif, aku dan temanku sedang menjalani skripsi dan alhasil kekecewaan itu membuat aku dan temanku terkendala dalam menyelesaikan skripsi masing-masing.
Kesamaan masalah yang kita hadapi ternyata membuat kita sama-sama saling mengerti apa yang kita rasakan dan alami , sampai akhirnya muncul satu pertanyaan ‘Apakah kita harus membalaskan sikap jelek dengan sikap yang jelek juga ?, supaya orang mengecewakan kita juga merasakan kekecewaan yang kita rasakan , dengan begitu mereka akan berubah dan tidak bersikap seperti itu lagi?? ‘
Syukurlah akhirnya curhat itu adalah curhat yang positif , aku katakan padanya (dan pada diriku juga) untuk tidak bersikap membalas seperti itu. Sikap jelek orang di sekitar kita jangan sampai membuat sisi positif kita tergantikan dengan sikap jelek yang baru (suka membalas dendam-red).
Well … kesuksesan yang kumaksudkan tadi adalah bagaimana untuk benar-benar memiliki inner peace, memaafkan orang lain, memahami orang lain, supaya suasana hati yang terdalam benar-benar damai dan berpengaruh positif terhadap smua aktifitas kita. jangan biarkan amarah , kekecewaan mengurangi suka cita kita . ^_^